Ocean Acidification Menurut Para Ahli



Assalamualaikum sobat dimanapun anda berada, kali ini penulis ingin berbagi informasi mengenai pengasaman laut. Berikut telah penulis rangkum tentang pendapat beberapa ahli (tetapi bukan ahli beneran ya, melainkan hanya seorang mahasiswa biasa. hehe..) mengenai apa itu pengasaman laut atau yang paling sering disebut Ocean Acidification dan apa saja penyebab dan dampak yang dihasilkan dari Ocean Adification ini. Langsung saja simak 10 pendapat yang telah penulis rangkum dibawah ini.



(1) @Adeyudistira04 - Ocean Acidification merupakan peristiwa berkurangnya PH lautan yang berada di bumi, yang disebabkan oleh penyerapan karbondioksida dari atmosfer. Diperkirakan 30-40% karbondioksida yang larut diperairan.

Dampak Ocean acidification dapat pula dilihat dari hewan bercangkang dan ikan kecil. Hewan bercangkang membutuhkan kalsium untuk cangkangnya, berkat terjadinya keasaman dilautan mereka kesulitan untuk membentuk cangkang tersebut, cangkang mereka akan mengeropos sebelum benar benar terbentuk.


Ocean Acidification merupakan masalah kita sebagai warga dunia, apa yang kita lakukan akan berdampak pada lingkungan sekitar kita. Tentunya kita harus menyadari bahwa hal hal yang kita lakukan dapat berdampak pada lingkungan. Penyebab mendasar dari terjadi Ocean acidification adalah tingginya embisi karbondioksida. Bagi negara ada 3 langkah sederhana yang dapat dilakukan. Yaitu :


1. Negara harus melakukan konservasi energi

2. Negara harus meningkatkan energi alternatif, seperti tenaga angin, air dan sel Surya

3. Negara harus berupaya mengganti sumberdaya bertenaga uap. Dengan menekan tenaga uap maka jumlah embisi karbondioksida dapat ditekan.

Sebagai individu kita dapat berkontribusi dengan menghemat energi yang kita gunakan, seperti kurangi pemakaian kendaraan pribadi dan tidak membuang sampah terutama yang berbahan plastik ke laut.


(2) Yayangrifkaa - Ocean Acidification (Asidifikasi Samudra) adalah istilah yang diberikan terhadap penurunan pH air laut sehingga air laut menjadi asam. Air laut menyerap karbon dioksida yang berasal dari kendaraan, pembakaran, buangan industri dan sebagainya, kemudian bereaksi membentuk asam karbonat dan meningkatkan keasaman air laut.

Beberapa dampak dari Asidifikasi Samudra yaitu :



1. Melemahkan pertumbuhan hewan laut dan terumbu karang.
2. Melarutkan cangkang kerang-kerangan, kepiting, dan siput.
3. Mengganggu pendengaran dan penciuman beberapa spesies laut.
4. Mengganggu efektifitas organisme laut dalam bereproduksi

Asidifikasi Samudra secara perlahan akan menghancurkan ekosistem laut, mengancam produktivitas perikanan, dan memusnahkan hewan-hewan laut.


Lalu, bagaimana cara untuk mengurangi terjadinya pengasaman air laut? 

Satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk memperlambat efek Asidifikasi Samudra adalah dengan mengurangi aktivitas yang bisa menghasilkan gas CO2.


(3) Aguswidipriana - "Asidifikasi Samudera"

Asidifikasi samudera merupakan istilah yang diberikan untuk proses turunnya kadar pH air laut yang disebabkan oleh penyerapan karbon dioksida di atmosfer yang dihasilkan dari kegiatan manusia sehingga membuat air laut menjadi asam.

Asidifikasi tentunya mempunyai dampak yang negatif terhadap organisme yang berada di laut, seperti :

1. Menggangu pendengaran beberapa spesies laut. 
2. Mengganggu efektifitas organisme laut dalam bereproduksi, 
3. Mengganggu indra penciuman spesies laut. 
4. Memberikan dampak komersial yaitu mengancam sumber makanan bagi ratusan juta orang dan industri perikanan, serta pariwisata.

Tentunya kita tidak ingin laut kita rusak, lalu bagaimana cara kita mengantisipasi hal tersebut ?

Satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk memperlambat efek Asidifikasi samudra yaitu dengan cara mengurangi aktivitas yang bisa menghasilkan gas CO2, dengan demikian memungkinkan organisme untuk hidup lebih baik.


(4) Latifahisrvn - Pengasaman air laut merupakan isu utama perubahan iklim yang akan mengubah kehidupan dunia akibay meningkatnya Konsentrasi CO2 di atmosfer yang terlarut dalam jumlah yang besar dan proses pelarutannya pun sangat cepat akibat pengaruh dari peningkatan suhu. Seperti yang terlihat efek yang terjadi akan seperti permainan domino hill, secara berantai. Diperkirakan 30-40% karbon dioksida yang dilepaskan oleh manusia ke atmosfer larut ke perairan. Untuk mempertahankan kesetimbangan kimia, sebagian akan bereaksi dengan air membentuk asam karbonat. Sebagian dari molekul asam karbonat akan beraksi dengan molekul air membentuk ion bikarbonat dan ion hydronium, sehingga meningkatkan keasaman laut. Antara tahun 1751 hingga 1994, pH permukaan laut diperkirakan menurun dari 8.25 menjadi 8.14, yang merupakan peningkatan konsentrasi ion hydronium sebanyak 30% di lautan.

Peningkatan keasaman air aut diperkirakan memiliki beragam konsekuensi, seperti penurunan laju metabolisme cumi-cumi jumbo, penurunan sistem imunitas kerang biru, dan pemutihan koral (Bleaching).Reaksi kimia lain juga terjadi sehingga kadar ion karbonat di lautan yang tersedia akan berkurang. Hal ini akan menyulitkan bagi hewan laut yang membutuhkan ion karbonat bagi pertumbuhan hidupnya seperti koral untuk proses kalsifikasi tubuhnya, dan beberapa jenis plankton. Struktur yang mengandung ion karbonat pun akan cepat rapuh karena larut oleh asam.


(5) Muhammad.akhyarr - Ocean Acidification (Asidifikasi samudra) adalah istilah yang diberikan untuk proses turunnya kadar pH air laut yang kini tengah terjadi akibat penyerapan karbon dioksidadi atmosfer yang dihasilkan dari kegiatan manusia (seperti penggunaan bahan bakar fosil). Karbon dioksida (CO2) merupakan sumber utama yang menyebabkan laut kian asam. Oksida asam yang satu ini dapat berasal dari berbagai aktifitas, diantaranya hasil buangan industry, peternakan, kendaraan, pembukaan lahan; dapat dikatakan bahwa sesuatu yang sifatnya menghasilkan energy sepertinya menghasilkan gas ini. Bahkan manusia juga menyuplai CO2 melalui proses pernapasan.

Proses asidifikasi samudera, secara sederhana adalah karbon dioksida dari pembakaran bahan bakar fosil yang terakumulasi dalam atmosfer, menyebabkan pemanasan global, berpengaruh terhadap samudera atau lautan kita. karbon dioksida diserap oleh laut dan bereaksi dengan air laut membentuk asam karbonat H2CO3 dan meningkatkan keasamam (H+) air laut.


Jika keasaman lautan cukup tinggi, air laut menjadi korosif dan melarutkan cangkang, melemahkan pertumbuhan hewan laut dan terumbu karang beserta jutaan spesies hewan laut yang bergantung kepadanya.Pada akhirnya bencana Asidifikasi samudra yang dahsyat ini akan memusnahkan mereka.


(6) Alisiregar88 - Apa itu ocean acidification ?


Ok guys asal kalian tau ya ocean acidification sama ketiak kalian itu gk beda jauh sama sama asem wkwk. Haha sorry ngaur guys. Jadi walaupun yang tadi itu ngaur tapi beneran loh guys ocean acidification adalah istilah dari penurunan pH atau derajat keasaman laut, so kalau pH turun maka itu dikatakan sifatnya asam. Walau ngaur tpi benerkan hehe. Baiklah saya akan mulai memberi jawaban yg lebih serius ya dan tentunya bersumber dari mbah gu alias mbah google.


Asidifikasi samudra atau Ocean acidification adalah istilah yang diberikan untuk proses turunnya kadar pH air laut yang kini tengah terjadi akibat penyerapan karbon dioksida di atmosfer yang dihasilkan dari kegiatan manusia (seperti penggunaan bahan bakar fosil). Apa Dampaknya Guys?

Sebenarnya banyakkkk banget dampaknya tapi aku akan memberi intinya saja ya. Baiklah, Hampir sama seperti global warming hanya saja ini terjadi di lautan yang pastinya akan membinasakan makhluk hidup di laut secara perlahan guys, ga kebayang guys kalo lautan kita sepi guys,rasanya gak asin lagi, trus ikannya pada mati jd ga bisa makan seafood lagi dong ga bisa liat indahnya koral / batu karang lagi dong guys terus devisa negara kita dapet darimana kalo wisata laut Sabang,Bunaken,dll tutup ga kebayang deh guys.

Solusinya apa dong?

Pemangkasan emisi CO2 merupakan satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk memperlambat efek Asidifikasi samudra dengan mengurangi aktivitas yang bisa menghasilkan gas CO2. Google banget ya bahasa nya haha

Semoga teman teman semua bertambah ilmunya dengan membaca ini dan bisa menyebar luaskan ini yaa.


(7) Syarifahkeumala25 - Banyaknya polusi yang dihasilkan dari kegiatan manusia, seperti industri, asap kendaraan, dan sebagainya akan menghasilkan gas karbondioksida. Kita tau gas karbondioksida adalah suatu gas yang penting, namun keberadaannya yang terlalu banyak akan membuat fenomena alam yang dapat merusak bumi. Selain itu juga, karbondioksida yang diserap terlalu banyak oleh laut akan menyebabkan terjadinya Ocean Acidification. Dimana Ocean Acidification atau pengasaman laut adalah suatu fenomena dimana tingkat keasaman air laut berubah menjadi dibawah normal. Didalam laut karbondioksida kemudian akan bereaksi dengan air laut membentuk asam karbonat sambil melepaskan proton yang akan bereaksi dengan ion karbonat membentuk asam karbonat. Ion karbonat adalah bahan untuk pembentukan karang. Jika ion karbonat berikatan dengan proton, maka jumlah ion karbonat dilaut akan semakin tipis. Sehingga sangat sedikit ion karbonat yang dapat digunakan untuk pembentukan terumbu pada karang. Hal ini juga berdampak pada hewan seperti kepiting, kerang-kerangan yang menggunakan ion karbonat untuk pembentukan cangkang akan menurun. Terlarutnya karbondioksia dilaut juga dapat menyebabkan naiknya konsentrasi ion hidrogen dilautan, sehingga akan mengurangi Ph lautan. Jadi semakin rendah nilai Ph di lautan itu maka akan semakin asam lautan tersebut. Hal ini dapat menyebabkan ikan tidak dapat hidup diaerah tersebut. Sekarang ini yang dapat dilakukan untuk mengurangi ocean acidification adalah dengan cara mengurangi kegiatan manusia yang dapat menghasilkan karbondioksida. Sehingga kehidupan mereka tetap terjaga.

(8) Nandamuhammadrazi - Hello Buddies, Perkenalkan Nama Saya Nanda Muhammad Razi. Sekarang Nanda Kuliah di Universitas Syiah Kuala, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Jurusan Ilmu Kelautan Angkatan 2016. Selain berkuliah, Nanda juga Aktif dibidang Penyelaman, Nanda tergabung di UKM Selam Yang ada di Unsyiah yaitu 'Ocean Diving Club' (bagi Buddies yang mau kepoin kegitan kami ini IG nya @odc_unsyiah πŸ˜‚).

Nanda mau berbagi cerita ni sama Buddies2. Kisah ini bermula ketika Nanda dan Kawan ODC melakukan monitoring Reef Chek sebulan yang lalu lah lebih kurang πŸ˜‚, jadi waktu itu Nanda banyak melihat karang2 yang mati dan cumw sedikit pun ikannya. Ya Nanda tau lah kalau Buddies nyelam pasti pengen lihat yang indah2 kan, ya seperti itu juga kemarin yang Nanda harap kan selain melakukan pendataan. Jadi singkat cerita beberapa hari yang lalu ibu dosen kami (ini ni ibu nya @tina_meutuah , ibu tu orgnya baik n sangat peduli sama lingkungan, bwt ibu ini Dosen Kimia loh) menceritakan fenomena yang hot terjadi saat ini. Yaitu "Ocean Acidification" merupakan istilah untuk proses turunnya kadar pH air laut yang kini tengah terjadi akibat penyerapan Karbon dioksida di atmosfer yang dihasilkan dari kegiatan manusia, Seperti:


1. Polutan dari kendaraan

2. Polutan dari industri dan Pabrik2

3. Dan lain sebagainya
.
Dampak dari pengasaman ini, karang tidak dapat membentuk terumbu, ikan yang tidak survive akan mati serta Crustacea dan Mollusca tidak akan bisa membentuk cangkang seperti biasanya, dan lama kelamaan cangkang mungkin akan binasa.
.
Jadi Intinya Mari Kita Jaga Laut Kita Bersama dengan Cara:
1. Tidak membuang Sampah Kelaut, dan
2. Mengurangi Kegiatan yang Mengakibatkan CO2


(9) Anjasnurhadi OCEAN ACIDIFICATION

Pengasaman laut atau Ocean acidification adalah istilah yang diberikan untuk proses turunnya kadar pH air laut yang kini tengah terjadi akibat penyerapan karbon dioksida di atmosfer yang dihasilkan dari kegiatan manusia (seperti penggunaan bahan bakar fosil). Menurut Jacobson (2005), pH di permukaan laut diperkirakan turun dari 8,25 menjadi 8,14 dari tahun 1751 hingga 2004. Dan tahukah kamu apabila turunnya kadar pH pada air laut dapat menyebabkan ion karbonat menurun sehingga membuat organisme yang membutuh ion tersebut punah seperti hewan karang, bulu babi, kerang, kepeting dll.


(10) Puadbatari Pengasaman air laut atau Ocean acidification adalah istilah yang di berikan untuk proses turunnya kada pH air laut yang kini tengah terjadi akibat penyerapan karbon dioksida di atmosfer yang di hasilkan dari kegiatan manusia (Seperti penggunaan bahan bakar fosil). Menurut Jacobason (2005), pH di permukaan laut diperkirakan turun 8,25 menjadi 8,14 dari tahun 1751 hingga 2004. .

Apa sih efek nya terhadap Biodiveraitas di lautan? .

Pada saat terjadinya peningkatan asam di perairan laut, maka kemampuan hewan karang untuk membentuk kerangka (kalsifikasi) akan menurun yang kemudian menyebabkan kematian pada hewan karang. Bukan saja itu hewan-hewan yang berasosiasi dengan terumbu karang juga akan ikut mati.


Apa yang harus di lakukan?

Kejadian global seperti ini sangatlah tidak mudah untuk kita atasi, mulailah dari kita sendiri dengan cara mengurangi emisi karbon dioksida, ikut serta dalam melakukan kawasan konservasi dan ikut dalam kegiatan peduli laut. 
Share:

2 comments:

Search This Blog

Contact Us

Name

Email *

Message *

Visitor

Recent Posts

Blog Saya

Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog Saya, Semoga Artikel-Artikel Yang Saya Buat Dapat Bermanfaat Bagi Pengunjung. Jika Anda Suka Dengan Blog Ini Mohon Bantuannya Untuk Mensupport Blog Ini Dengan Cara Klik Link Berlangganan Agar Mendapatkan Pemberitahuan Jika Ada Konten Baru Yang di Publish

Pages

Tema Saya

Pengen Desaign Blog Seperti adeberkata.online ? Ayo hubungi kami di halaman Contack Us