Mengapa ?


Dulu…
Aku mencintaimu dengan segenggam harap. Menyayangimu dengan penuh hasrat. Menjagamu dalam bayang gelap. Saat ku di dekatmu hati memaksaku untuk bisu. Membisu, memandang wajah yang terlihat jelas di hadapku. Setiap bertemu denganmu hatiku bagai bersemi di musim kelabu. Senyummu melekat erat dalam pikiranku. Tawamu terngiang jelas menjelajahi telingaku.

Kini…
Hatiku tergores api luka tanpamu. Air mata terurai di wajahku. Kesedihan datang menyelimutiku. Ku tenggelam dalam pedihnya pilu. Seakan dunia menjauh dariku. Ku hanya bisa terdiam kaku. Melihat bahagia berbalut sendu. Aku bagai daun kering yang jatuh tanpa sebab. Apabila daun itu terinjak akan berbunyi, Kreeekkk… Hancur berantakan. Itulah hatiku sekarang.

Terdiam kaku terbelenggu tangisan api. Yang semakin memanas di dalam hati ini. Tak berdaya. Tak kuasa. Takdir memang tak pernah disangka.

Mengapa ???


Sekian...
Share:

1 comment:

Search This Blog

Contact Us

Name

Email *

Message *

Visitor

Recent Posts

Blog Saya

Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog Saya, Semoga Artikel-Artikel Yang Saya Buat Dapat Bermanfaat Bagi Pengunjung. Jika Anda Suka Dengan Blog Ini Mohon Bantuannya Untuk Mensupport Blog Ini Dengan Cara Klik Link Berlangganan Agar Mendapatkan Pemberitahuan Jika Ada Konten Baru Yang di Publish

Pages

Tema Saya

Pengen Desaign Blog Seperti adeberkata.online ? Ayo hubungi kami di halaman Contack Us